Jl. Sultan Mahmudsyah, Kp. Baru, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh 23116
Profil
Organisasi
Berita
PPID
Pedoman Partai
Pengurus
Partai Golongan Karya · Provinsi Aceh

Bersatu, Berkarya,
Membangun Aceh yang
Adil dan Bermartabat.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya Provinsi Aceh — bagian dari salah satu partai politik tertua di Indonesia, berdiri sejak 20 Oktober 1964, berkomitmen menghimpun aspirasi rakyat Aceh melalui karya dan kekaryaan nyata.

61 Tahun Partai Golkar
Sekilas Golkar
Berdiri 20 Oktober 1964 Partai politik tertua di Indonesia Berideologi Pancasila Nasionalis Sekretariat Aceh: Banda Aceh
Jelajahi

Selayang Pandang

Kenali lebih jauh profil, arah perjuangan, pimpinan, struktur organisasi, dan legislator DPD Partai Golkar Aceh.

Profil & Sejarah

Sejarah, doktrin karya kekaryaan, azas, tujuan, tugas pokok, dan fungsi partai.

Selengkapnya →

Visi & Misi

Arah perjuangan Partai Golkar dalam mewujudkan masyarakat yang bersatu, adil, dan makmur.

Selengkapnya →

Pimpinan

Profil Ketua, Ketua Harian, Sekretaris, dan Bendahara DPD Partai Golkar Aceh.

Selengkapnya →

Struktur

Komposisi dan personalia lengkap kepengurusan DPD Partai Golkar Aceh periode 2025–2030.

Selengkapnya →

Legislator

Anggota Fraksi Partai Golkar di DPRA dan DPR Kabupaten/Kota se-Aceh.

Selengkapnya →
Golkar Indonesia — Partai Golkar
Tentang Kami

Profil DPD Partai Golkar Aceh

61 Tahun Partai Golkar
Partai Golongan Karya

Partai Golongan Karya (Partai Golkar), sebelumnya bernama Golongan Karya (Golkar) dan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar), merupakan salah satu partai politik tertua di Indonesia. Partai Golkar didirikan pada tanggal 20 Oktober 1964 oleh Soeharto dan Suhardiman, berawal dari berdirinya Sekber Golkar pada masa akhir pemerintahan Presiden Soekarno untuk menghimpun berpuluh-puluh organisasi pemuda, wanita, sarjana, buruh, tani, dan nelayan.

Golongan Karya sendiri lahir dari gagasan integralistik-kolektivistik yang diajukan Soekarno, Soepomo, dan Ki Hadjar Dewantara sejak 1940, sebagai sistem perwakilan alternatif berdasarkan golongan-golongan fungsional dalam masyarakat.

Melalui Paradigma Baru Partai Golkar, doktrin karya kekaryaan — Karya Siaga Gatra Praja — tetap dipegang teguh: memandang masyarakat dari perspektif fungsi dan peran, berorientasi pada program serta pemecahan masalah, bukan pada aliran maupun ideologi sempit, demi menghindarkan bangsa dari konflik dan perpecahan.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Aceh menjalankan amanah tersebut di tingkat daerah, berkantor di Banda Aceh, dan terus bekerja menghimpun aspirasi masyarakat Aceh melalui kader-kader yang tersebar hingga ke tingkat kabupaten/kota.

Jejak Perjalanan

Sejarah Singkat Partai Golkar

Sejarah Golkar berakar pada gagasan perwakilan golongan fungsional yang berkembang sejak masa sebelum kemerdekaan dan kemudian mengalami perubahan bentuk organisasi sesuai dinamika politik Indonesia.

1940-an

Gagasan Golongan Fungsional

Gagasan integralistik dan kolektivistik yang dikaitkan dengan Soekarno, Soepomo, dan Ki Hadjar Dewantara menjadi salah satu akar pemikiran mengenai keterwakilan berdasarkan fungsi dan peran dalam masyarakat.

1957

Organisasi Fungsional

Pada dekade 1950-an, konsep Golongan Karya berkembang sebagai alternatif sistem perwakilan yang menghimpun golongan-golongan fungsional di tengah masyarakat.

1959

Nama Golongan Karya

Istilah Golongan Fungsional kemudian berkembang menjadi sebutan Golongan Karya, yang selanjutnya dikenal luas dengan singkatan Golkar.

20 Oktober 1964

Sekber Golkar

Sekretariat Bersama Golongan Karya menjadi tonggak penting konsolidasi berbagai organisasi karya dan menjadi tanggal yang diperingati sebagai hari lahir Golkar.

1971

Partisipasi Pemilu

Golkar mengikuti Pemilu 1971 dan kemudian berkembang menjadi salah satu kekuatan politik nasional yang terus mengalami pembaruan kelembagaan hingga era reformasi.


Azas & Tujuan

Tujuan Partai Golkar

Sebagaimana diatur dalam AD/ART Partai Golkar Bab IV Pasal 7.

  • 01Mempertahankan dan mengamalkan Pancasila serta menegakkan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • 02Mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945
  • 03Menciptakan masyarakat adil dan makmur, merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • 04Mewujudkan kedaulatan rakyat dalam rangka mengembangkan kehidupan demokrasi yang menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, hukum, dan Hak Asasi Manusia
Pasal 8 – 9 AD/ART

Tugas Pokok & Fungsi

Tugas pokok Partai Golkar adalah memperjuangkan terwujudnya peningkatan segala aspek kehidupan — ideologi, politik, ekonomi, agama, sosial budaya, hukum, serta pertahanan dan keamanan nasional — guna mewujudkan cita-cita nasional. Untuk itu, Partai Golkar menjalankan fungsi:

  1. Menghimpun persamaan sikap politik dan kehendak untuk mencapai cita-cita mewujudkan masyarakat adil dan makmur, material dan spiritual, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  2. Mempertahankan, mengemban, mengamalkan, dan membela Pancasila serta berorientasi pada program pembangunan di segala bidang tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan.
  3. Menyerap, menampung, menyalurkan, dan memperjuangkan aspirasi rakyat, serta meningkatkan kesadaran politik rakyat dan menyiapkan kader dengan memperhatikan kesetaraan gender dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Arah Perjuangan

Visi & Misi Partai Golkar

61 Tahun Partai Golkar
Landasan Politik

Paradigma Baru Partai Golkar

Paradigma Baru memadukan pembaruan dengan kesinambungan. Pembaruan diarahkan pada struktur, kelembagaan, kemandirian, dan praktik politik yang demokratis; sementara kesinambungan dijaga melalui Pancasila serta doktrin karya dan kekaryaan. Orientasinya adalah membangun partai yang modern, kuat, berakar di masyarakat, responsif, dan tidak bergantung pada kekuasaan pemerintahan.

Pembaruan Internal

Pembenahan organisasi ditempatkan sebagai bagian dari watak Golkar sebagai kekuatan pembaru, termasuk memperkuat kemandirian kelembagaan dan kemampuan merespons perubahan masyarakat.

Kesinambungan Nilai

Pancasila, persatuan bangsa, dan karya kekaryaan tetap menjadi landasan. Perubahan organisasi tidak dimaksudkan memutus jati diri dan nilai dasar perjuangan Partai Golkar.

Berorientasi Program

Perjuangan politik diarahkan pada program dan pemecahan persoalan nyata, bukan pertentangan sektarian atau pengelompokan masyarakat berdasarkan aliran yang dapat memperuncing perpecahan.

Karya untuk Rakyat

Karya dipahami sebagai tindakan sadar, terencana, sistematis, dan bermanfaat. Ukuran perjuangan adalah kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat dan pembangunan bangsa.

Visi

Visi Partai Golkar

Terwujudnya masyarakat Indonesia yang bersatu, berdaulat, maju, modern, damai, adil, makmur, beriman dan berakhlak mulia, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bermartabat dalam pergaulan dunia.


Misi

Misi Partai Golkar

  1. Menegaskan, mengamankan, dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa demi memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Mewujudkan cita-cita proklamasi melalui pelaksanaan pembangunan nasional di segala bidang untuk merealisasikan masyarakat yang demokratis dan berdaulat, sejahtera dan makmur, menegakkan supremasi hukum, menghormati hak asasi manusia, serta mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia.
  3. Mewujudkan pemerintahan yang efektif dengan tata pemerintahan yang baik, bersih, berwibawa, dan demokratis.
Doktrin Perjuangan

Karya Siaga Gatra Praja

Partai Golkar tetap berpegang pada doktrin karya kekaryaan Karya Siaga Gatra Praja sebagai kelanjutan dari Sekretariat Bersama Golongan Karya yang lahir pada 20 Oktober 1964. Doktrin ini dipahami secara dinamis sesuai perkembangan zaman.

Perspektif Fungsi & Peran

Masyarakat dipandang berdasarkan fungsi serta kontribusinya dalam kehidupan bersama, bukan melalui pembelahan ideologi sempit, primordialisme, atau sektarianisme.

Problem Solving

Perjuangan diarahkan pada penyelesaian masalah dan program yang memberi manfaat luas. Karya nyata ditempatkan sebagai ukuran utama dari gagasan dan komitmen politik.

Identitas Partai

Mars & Himne Partai Golkar

Mars dan Himne Partai Golkar merupakan bagian dari identitas, semangat perjuangan, dan kebersamaan kader Partai Golkar.

Mars Partai Golkar

Mars Partai Golkar menggambarkan semangat karya, pengabdian, dan perjuangan untuk bangsa dan negara.

Buka Mars di YouTube

Himne Partai Golkar

Himne Partai Golkar menjadi bagian dari identitas organisasi, kebersamaan, dan nilai pengabdian Partai Golkar.

Buka Himne di YouTube
Pengurus

Pimpinan DPD Partai Golkar Aceh

61 Tahun Partai Golkar

Profil pimpinan utama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Aceh periode 2025–2030.

Sabri Badruddin, ST, MT

Sabri Badruddin, ST, MT

Sekretaris DPD Partai Golkar Aceh

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Aceh dan Anggota DPRK Banda Aceh. Kader Golkar sejak 2002 dengan rekam jejak panjang di DPRK Banda Aceh maupun organisasi kemasyarakatan.

Khalid, S.Pd.I

Khalid, S.Pd.I

Ketua Harian DPD Partai Golkar Aceh

Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Aceh dan Anggota DPRA terpilih periode 2024–2029. Kader Golkar sejak lebih dari dua dekade dengan rekam jejak luas di organisasi kepemudaan dan sosial Aceh.

Muhammad Rizky, SE

Muhammad Rizky, SE

Bendahara DPD Partai Golkar Aceh

Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Aceh dan Anggota Komisi II DPR Aceh periode 2019–2024 serta 2024–2029, mewakili Dapil Aceh VII.

Riwayat Lengkap

H. M. Salim Fakhry, MM

Ketua DPD Partai Golkar Aceh · Bupati Aceh Tenggara

Lahir di Kutacane, 21 Oktober 1968. Menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Pembangunan Masyarakat Indonesia (UPMI) dan S2 di STIE Ganesha (2003). Kini menjabat Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Aceh sekaligus Bupati Aceh Tenggara, setelah sebelumnya dua periode berturut-turut menjadi Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Riwayat Jabatan
  • Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Aceh (saat ini)
  • Bupati Aceh Tenggara (saat ini)
  • Anggota DPR RI, Fraksi Partai Golkar (2019–2024)
  • Anggota DPR RI, Fraksi Partai Golkar (2014–2019)
  • Ketua DPRD Kabupaten Aceh Tenggara (2009–2014)
  • Wakil Ketua DPRD Kabupaten Aceh Tenggara (2004–2009)
  • Wakil Ketua/Ketua DPRD Kabupaten Aceh Tenggara (1999–2004)
  • Anggota DPRD Kabupaten Aceh Tenggara (1997–1999)
Organisasi Lainnya
  • Ketua PMI Aceh Tenggara (2010–2018)
  • Ketua MPO Pemuda Pancasila Aceh Tenggara (2007–2011)
  • Ketua KNPI Kabupaten Aceh Tenggara (2001–2007)
  • Sekretaris Dewan Penasehat AMPG Kab. Aceh Tenggara (2004–2009)
  • Anggota Dewan Penasehat KOSGORO Kab. Aceh Tenggara (2002–2007)

Sabri Badruddin, ST, MT

Sekretaris DPD Partai Golkar Aceh · Anggota DPRK Banda Aceh

Menempuh pendidikan S1 dan S2 Teknik Sipil di Universitas Syiah Kuala. Kader Golkar sejak 2002, dengan rekam jejak panjang sebagai anggota dan pimpinan komisi di DPRK Banda Aceh sejak 2009 hingga saat ini.

Jabatan di Golkar
  • Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Aceh (saat ini)
  • Ketua DPD Partai Golkar Kota Banda Aceh (2020–2025)
  • Wakil Ketua DPD I Golkar Aceh, Bidang Kaderisasi & Keanggotaan (2016–2020)
  • Wakil Ketua DPD I Golkar Aceh, Bidang Kaderisasi & Keanggotaan (2009–2014)
  • Ketua Lembaga Pengelola Kaderisasi (LPK) DPD I Golkar Aceh (2004–2009)
  • Ketua Biro Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Aceh (2004–2009)
  • Wakil Ketua DPD II Golkar Kota Banda Aceh (2004–2009)
  • Wakil Ketua BMK 1957 Provinsi Aceh (2003–2008)
  • Wakil Ketua DPD II Golkar Kota Banda Aceh (2002–2004)
Jabatan di DPRK & Organisasi
  • Anggota Badan Anggaran DPRK Banda Aceh (2019–sekarang)
  • Anggota DPRK Banda Aceh (2019–2024)
  • Ketua Komisi D DPRK Banda Aceh (2017–2019)
  • Ketua Komisi B DPRK Banda Aceh (2014–2017)
  • Ketua Komisi A DPRK Banda Aceh (2012–2014)
  • Ketua PENGCAB IPSI Kota Banda Aceh (2018–sekarang)
  • Ketua DPD KNPI Kota Banda Aceh (2007–2011)
  • Wakil Ketua KADIN Kota Banda Aceh (2010–2015)

Khalid, S.Pd.I

Ketua Harian DPD Partai Golkar Aceh

Lahir di Pidie (Padang Tiji, Ds. Perlak), 28 Juni 1979. Menempuh pendidikan hingga Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry (1998–2005). Menjabat sebagai Direktur Utama PT. Pulau Intan Perkasa sejak 2007, dan kini merupakan Anggota DPRA terpilih periode 2024–2029.

Jabatan di Golkar
  • Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Aceh (saat ini)
  • Wakil Ketua DPD I Golkar Aceh, Bidang Media & Penggalangan Opini/MPO (2020–sekarang)
  • Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pidie Jaya (2020–sekarang)
  • Wasekjen PPK Kosgoro Bidang Petani & Nelayan (2021–sekarang)
  • Ketua DPD AMPI Aceh (2018–2023)
  • Wakil Ketua DPD I Golkar Aceh Bidang Pemberdayaan Desa Tertinggal (2016–2020)
  • Wakil Ketua DPD I Golkar Aceh Bidang Kemahasiswaan & LSM (2009–2014)
  • Wakil Ketua AMPG Provinsi Aceh (2005–2010)
  • Wakil Ketua DPD II Golkar Kota Banda Aceh (2004–2009)
Organisasi Lainnya
  • Ketua PMI Kabupaten Pidie (2023–2028)
  • Wakil Ketua KADIN Aceh (2023–2028)
  • Wakil Ketua Depinas SOKSI Aceh (2022–2025)
  • Ketua Penanggulangan Bencana PMI Aceh (2021–2025)
  • Wakil Ketua KB PII Aceh (2024–2029)
  • Wakil Ketua KONI Aceh (2014–2019)
  • Wakil Ketua HIMPI Aceh (2008–2012)
  • Wakil Ketua KNPI Aceh (2003–2007)

Muhammad Rizky, SE

Bendahara DPD Partai Golkar Aceh

Lahir di Langsa, 25 Mei 1985. Menempuh pendidikan S1 di IPMI Business School. Kini menjabat sebagai Anggota Komisi II DPR Aceh, mewakili Dapil Aceh VII, periode 2019–2024 dan berlanjut 2024–2029.

Jabatan di Golkar
  • Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Aceh (saat ini)
  • Wakil Ketua Koordinator Daerah Partai Golkar Dapil Aceh VII
  • Ketua PD-II AMPG Kota Langsa (2017–2022)
Organisasi Lainnya
  • Bendahara PBSI Provinsi Aceh (2022–2026)
  • Sekretaris Pemuda Pancasila Kota Langsa (2020–2025)
  • Ketua Dewan Pembina Majelis Zikir dan Shalawat Azzabidie
Pengurus

Struktur DPD Partai Golkar Aceh

61 Tahun Partai Golkar
Periode 2025–2030

Komposisi dan Personalia Kepengurusan

Susunan kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Aceh periode 2025–2030 berdasarkan SK Pengesahan Komposisi dan Personalia DPD Partai Golkar Provinsi Aceh.

184Personalia
37Ketua & Wakil Ketua
36Sekretariat
19Bendahara
30Biro
Struktur Kepengurusan

Ketua, Ketua Harian & Wakil Ketua

No.NamaJabatan
1H. M. Salim Fakhry, MMKetua
2KHALID, S.Pd.IKetua Harian
3ISLAMUDDIN, STWakil Ketua Bidang Organisasi
4JAMALUDDIN, STWakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan
5QAMARUZZAMAN HAQNYWakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 1 dan 2
6SYAMSUL BAHRI (TIYONG)Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 3 dan 5
7Dr. DENNY FEBRIAN ROZA, S.STP., M.SiWakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 4 dan 8
8ZIKRULLAH IBNA, S.EWakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 6 dan 7
9M. IQBAL, S.TWakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 9
10H. KAMARUDDINWakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 10
11MELLANI SUBARNIWakil Ketua Bidang Penggalangan Kelompok Fungsional
12T. ALFIANSYAH, SHWakil Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia
13IQBAL DAWOODWakil Ketua Bidang Perdagangan dan Perindustrian
14Dr. ANSARI MUHAMMAD, S.Pt., M.SiWakil Ketua Bidang Organisasi Kemasyarakatan
15Ir. ILHAM AKBAR, S.TWakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga
16DIANA PUTRI AMELIA, S.MWakil Ketua Bidang Perempuan
17M. NATSIR (MEMET)Wakil Ketua Bidang Hubungan Lembaga Politik
18Ir. ISKANDARWakil Ketua Bidang Kelautan dan Nelayan
19MUHAMMAD JUNAIDIWakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
20Drs. TASLIM HM. YASIN, M.SiWakil Ketua Bidang Syariat Islam
21DEDI SYAHPUTRA LUKMANWakil Ketua Bidang Koperasi
22NURLELA WATIWakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
23AHMAD HAEQAL ASRI, S.Ked., M.MWakil Ketua Bidang Kesehatan
24CUT YULITA DARWNWakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup
25H. ISKANDAR MAHMUD, S.HWakil Ketua Bidang Pertanian dan Perkebunan
26TR. JAMAL AMALUDDINWakil Ketua Bidang Pemerintahan
27H. SYAMSIDIK IBRAHIMWakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan
28AMAL HASAN, S.EWakil Ketua Bidang Perbankan
29T. SYAHREZA DARWINWakil Ketua Bidang Infrastruktur
30H. ALI HUSIN, SHWakil Ketua Bidang Pengabdian Sosial
31FERI RIHAYATSYAH, S.EWakil Ketua Bidang Kebencanaan
32ISMET TANJUNG, S.T., M.TWakil Ketua Bidang Riset dan Kajian Strategis
33MAWARDI, S.AgWakil Ketua Bidang Budaya dan Adat
34SYAUQI FUTAQIWakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini
35H. MUCHTAR YUSUFWakil Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat
36AZHARI, S.SosWakil Ketua Bidang Politik
37ABDUL HADI (Adi Maros)Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Struktur Kepengurusan

Sekretaris & Wakil Sekretaris

No.NamaJabatan
38SABRI BADRUDDIN, S.T., M.T.Sekretaris
39RASYIDIN RADENWakil Sekretaris Bidang Organisasi
40ZAINAL FIKRIWakil Sekretaris Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan
41HIDAYAT ALMARDI, S.EWakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 1 dan 2
42RAHMAD BAIHAQIWakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 3 dan 5
43SULAIMAN AHMADYWakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 4 dan 8
44HALID, S.TWakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 6 dan 7
45AMIRUDDIN ELHAJWakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 9
46Dr. SAID SYAHRUL RAHMADWakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Dapil 10
47JAINAKRI PHONNA, SHWakil Sekretaris Bidang Penggalangan Kelompok Fungsional
48SYAHRUL ALI, S.HWakil Sekretaris Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia
49T. JAILANI, S.EWakil Sekretaris Bidang Perdagangan dan Perindustrian
50M TAUFIK ALMUSAWARWakil Sekretaris Bidang Organisasi Kemasyarakatan
51MAULIDWATIWakil Sekretaris Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
52SAYED FAIRUZ SYAH, S.TWakil Sekretaris Bidang Syariat Islam
53FERDIANSYAH, S.KelWakil Sekretaris Bidang Koperasi
54SAYUTI MUCHTARWakil Sekretaris Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
55MUPARAH, SEWakil Sekretaris Bidang Kesehatan
56MIRZA ALMAHBUBI, S.T., M.TWakil Sekretaris Bidang Lingkungan Hidup
57Ir. FAUZUL, S.TWakil Sekretaris Bidang Pemuda dan Olahraga
58CUT SOFIAWakil Sekretaris Bidang Perempuan
59SAMSUL ALAM, S.SosWakil Sekretaris Bidang Pertanian dan Perkebunan
60AIDIL FITRIWakil Sekretaris Bidang Hubungan Lembaga Politik
61BUNI AMINWakil Sekretaris Bidang Perbankan
62T. ANWAR, S.EWakil Sekretaris Bidang Infrastruktur
63T. AULIA FAJRIWakil Sekretaris Bidang Pengabdian Sosial
64MAHDANI A MANAFWakil Sekretaris Bidang Kebencanaan
65MUHAMMAD IQBAL DJ, S.SosWakil Sekretaris Bidang Kelautan dan Nelayan
66MUZZAMI, HSWakil Sekretaris Bidang Riset dan Kajian Strategis
67ICHWAN MAHARAWakil Sekretaris Bidang Budaya dan Adat
68AKMAL FARAZWakil Sekretaris Bidang Media dan Penggalangan Opini
69MUAZZAMSYAH, S.HWakil Sekretaris Bidang Pemerintahan
70SUPRIJAL YUSUFWakil Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan
71NENI RUMIATY DAULAYWakil Sekretaris Bidang Kesejahteraan Rakyat
72AMMAR FUADWakil Sekretaris Bidang Politik
73M. YUSUF HSWakil Sekretaris Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Struktur Kepengurusan

Bendahara & Wakil Bendahara

No.NamaJabatan
74Muhammad Rizky, SEBendahara
75IR. H. KHAIRUL FAJRIWakil Bendahara
76H. RIDWANSYAH AHMAD, S.EWakil Bendahara
77FACHRIZAL MURPHYWakil Bendahara
78YUNADI, S.TWakil Bendahara
79Hj. AFRIDAWATIWakil Bendahara
80H. BURHANUDDIN, S.EWakil Bendahara
81Ir. MURADIWakil Bendahara
82MIRZA RIZQAN, S.EWakil Bendahara
83TATA MUDA TAQWAWakil Bendahara
84MUHAMMAD TAUFIK REZAWakil Bendahara
85CUT INTAN ARIFAH, S.EWakil Bendahara
86FERY RIYADIWakil Bendahara
87IMAM AKBAR MUTTAQIM, BAF., MBAWakil Bendahara
88T. FIRDAUS AKBARWakil Bendahara
89DIAN REZA PAHLEVI, SHWakil Bendahara
90RADEN CHONY RAMADHAN PUTRAWakil Bendahara
91M. NAZARWakil Bendahara
92HJ. SARTINAWakil Bendahara
Biro

Susunan Biro

Ketua dan anggota biro sesuai komposisi personalia kepengurusan.

Organisasi

  • 93
    MUHAMMAD FURQAN, S.Sos., M.I.KomKetua Biro
  • 94
    ILHAMUDDIN SABRIAnggota
  • 95
    RISKA NAZIRAHAnggota

Kaderisasi dan Keanggotaan

  • 96
    M. DENI FITRADI SYM, S.HKetua Biro
  • 97
    TAZKIYA IZZATIAnggota
  • 98
    RAHMAT KARYADIAnggota

Pemenangan Pemilu

  • 99
    HUSNUL JAMIL, M.I.Kom., M.I.P., M.HKetua Biro
  • 100
    SHAHNAZ NABILLA, S.HAnggota
  • 101
    RAHMAT DHARMA JAYA, S.PsiAnggota
  • 102
    NABILA SAKHIYA SIREGARAnggota
  • 103
    RAFIQA RAHMAHAnggota

Penggalangan Kelompok Fungsional

  • 104
    DARWISKetua Biro
  • 105
    FIRLI YUSTIKA PUTRIAnggota
  • 106
    FIRLINA NADYAAnggota

Hukum dan Hak Asasi Manusia

  • 107
    AKBARUL FAJRI, S.HKetua Biro
  • 108
    MUHAMMAD MISRI, S.HAnggota
  • 109
    SAYED ATTAH, S.HAnggota

Perdagangan dan Perindustrian

  • 110
    JALALUS SAYUTIKetua Biro
  • 111
    PUTRI ANDRIANIAnggota
  • 112
    IRWAN, S.EAnggota

Organisasi Kemasyarakatan

  • 113
    ANDY RAMADHANA, S.A.P.Ketua Biro
  • 114
    MAULINDA YANIAnggota
  • 115
    FATIHATUNAnggota

Pemuda dan Olahraga

  • 116
    ZULFAHMIKetua Biro
  • 117
    RISKI MUNANDAR, S.HAnggota
  • 118
    JUNAIDI PUTRA DIDOHAnggota

Perempuan

  • 119
    HJ. NURBAITIKetua Biro
  • 120
    HJ. EVA LOVIANAAnggota
  • 121
    CUT NURMALAHAYATIAnggota

Hubungan Lembaga Politik

  • 122
    FADLI A. HAMID, S.E., M.MKetua Biro
  • 123
    MUSTAQIM, S.HAnggota
  • 124
    CUT NORA AMELIAAnggota

Kelautan dan Nelayan

  • 125
    T. FERDIANKetua Biro
  • 126
    RAHMAT TABARAAnggota
  • 127
    RATNA WILISAnggota

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

  • 128
    KHAIRUL MUBARAQKetua Biro
  • 129
    JULIANAAnggota
  • 130
    LISA ANDRESA PUTRIAnggota

Syariat Islam

  • 131
    MARWAN ABBASKetua Biro
  • 132
    HASNI T.M ALI, S.AgAnggota
  • 133
    NURLAILI, S.AgAnggota

Koperasi

  • 134
    SYARIFAH NAYLA ASHAKetua Biro
  • 135
    YASMINAnggota
  • 136
    KENNYDHIA ATHAYAAnggota

Pendidikan dan Kebudayaan

  • 137
    DEWI HERAFIANAKetua Biro
  • 138
    CUT WARDANIAnggota
  • 139
    CUT ASMAWATIAnggota

Kesehatan

  • 140
    PUJO BASUKIKetua Biro
  • 141
    RUSDI HARJO, S.PdAnggota
  • 142
    ZAENAL ABIDIN KETARENAnggota

Lingkungan Hidup

  • 143
    drh. IRWAN SYAHPUTRAKetua Biro
  • 144
    RABIATUL IQLIMA, S.Pd.IAnggota
  • 145
    FATIA AL-HUMAIRAAnggota

Pertanian dan Perkebunan

  • 146
    ARAMIKO ARITONANGKetua Biro
  • 147
    SRI HANDAYANAAnggota
  • 148
    FAHMIZAN, STAnggota

Pemerintahan

  • 149
    HENDRA HALIM, SEKetua Biro
  • 150
    ZELKHA ALMAAS SYIFAAAnggota
  • 151
    M. NASIRAnggota

Ketenagakerjaan

  • 152
    FEBRI MIRAJKetua Biro
  • 153
    ZULKARNAINAnggota
  • 154
    RIDHALUL REJEQYAnggota

Perbankan

  • 155
    INA CHAROLINAKetua Biro
  • 156
    DAHRUL BAIDAHAnggota
  • 157
    DEWI ASTUTIAnggota

Infrastruktur

  • 158
    H. MISWAR, S.TKetua Biro
  • 159
    HENDRI SUKON, S.TAnggota
  • 160
    AZHARIAnggota

Pengabdian Sosial

  • 161
    CUT NURIA BARBIEKetua Biro
  • 162
    DAVITA RAHAYU NUFUSAnggota
  • 163
    USMAYANIAnggota

Kebencanaan

  • 164
    HAMZAH AZUMAR, S.TKetua Biro
  • 165
    HENDRA HALI, S.EAnggota
  • 166
    T. RINALDI, SEAnggota

Riset dan Kajian Strategis

  • 167
    ULUL AZMI, S.TKetua Biro
  • 168
    SYARIFAH DINDAAnggota
  • 169
    Ir. ARIF SETIA BUDIAnggota

Budaya dan Adat

  • 170
    NURHAFNIKetua Biro
  • 171
    LIA ARISKAAnggota
  • 172
    NUR RAHMIAnggota

Media dan Penggalangan Opini

  • 173
    SAIFULLAH, S.EKetua Biro
  • 174
    RAS TAUFIKAnggota
  • 175
    HASBUNA HABIBIE, S.ArsAnggota

Kesejahteraan Rakyat

  • 176
    BAHRIZALKetua Biro
  • 177
    KEUMALA DEWIAnggota
  • 178
    PURNAMA EKA PUTRIAnggota

Politik

  • 179
    MUTTAQIN, S.HKetua Biro
  • 180
    LINDA RATNAAnggota
  • 181
    MUHAMMAD NIWANAnggota

Pemberdayaan Masyarakat

  • 182
    MUHAMMAD FAZRI, SEKetua Biro
  • 183
    EDDY ERWINSYAHAnggota
  • 184
    TAQWIN ILMI SAHARAAnggota
Pengurus

Legislator Partai Golkar Aceh

61 Tahun Partai Golkar
Fraksi Partai Golkar

DPRA & DPRK Se-Aceh

Daftar anggota Fraksi Partai Golkar di DPR Aceh serta DPR Kabupaten/Kota se-Aceh.

9Anggota DPRA
88Anggota DPRK
23Kabupaten/Kota
97Total Legislator
DPR Aceh

Anggota FPG DPRA

01

H. Ali Basrah, S.Pd., MM

Anggota FPG DPRA

02

Muhammad Rizky, SE

Anggota FPG DPRA

03

Dr. Ansari Muhammad, S.Pt., M.Si

Anggota FPG DPRA

04

Khalid, S.Pd.I

Anggota FPG DPRA

05

M. Natsir

Anggota FPG DPRA

06

Ir. Ilham Akbar, ST

Anggota FPG DPRA

07

Muhammad Iqbal

Anggota FPG DPRA

08

Diana Putri Amelia, S.M

Anggota FPG DPRA

09

Ir. Iskandar

Anggota FPG DPRA

DPR Kabupaten/Kota

Anggota DPRK Partai Golkar Se-Aceh

Dikelompokkan berdasarkan kabupaten/kota.

Bireuen

9 anggota
  1. 1H. Muhammad Amin AR, SH
  2. 2Husnidar Muhammad
  3. 3Juniadi, S.H
  4. 4H. Fajri Fauzan, S.E
  5. 5Hidayatus Siddiq, S.Pd., M.M
  6. 6Syauqi Futaqi, M.M
  7. 7Taufiq Ridha
  8. 8Nova, S.E, M.S.M
  9. 9Rosnawati

Aceh Tenggara

9 anggota
  1. 1Putri Niken Jile
  2. 2Mirza Al Mahbubi, S.T., M.T
  3. 3Marawal Hakim
  4. 4Denny Febrian Roza, S.TP., M.Si
  5. 5Intan Permata Sari
  6. 6Arnold
  7. 7Musliadi
  8. 8Samsuariadi, ST., M.Si
  9. 9Dian Reza Pahlevi, S.H

Gayo Lues

6 anggota
  1. 1Deddy Yopiansyah, S.ST, M.Si
  2. 2Rajali
  3. 3Yun Imanullah
  4. 4H. Ali Husin, SH
  5. 5Ali Imran
  6. 6Syaripuddin

Aceh Tengah

5 anggota
  1. 1Agustina
  2. 2Hasbullah
  3. 3Mukhlis, S.Pd
  4. 4Fitriana Mugie
  5. 5Hanafiah, S.P

Aceh Barat

5 anggota
  1. 1Fajar Ziyady
  2. 2Aulina Katana
  3. 3Mustafa, S.H
  4. 4Syukur
  5. 5Zulfikar Sab

Bener Meriah

4 anggota
  1. 1Falgunari
  2. 2Herman Ramli
  3. 3Mhd. Saleh, S.E
  4. 4Baitul Hakim, S.Kep

Lhokseumawe

4 anggota
  1. 1Zulya Zaini, S.H
  2. 2Roma Juwita Hasibuan, S.IAN
  3. 3Andar Asma
  4. 4Masykurdin El Ahmady, S.Pd.I

Aceh Utara

4 anggota
  1. 1Drs. As’adi
  2. 2H. Saifuddin
  3. 3Abuzar, S.T
  4. 4Zulkifli, S.E (Toke Dun)

Aceh Tamiang

4 anggota
  1. 1Rosmalina, A.Md
  2. 2Erawati, SH
  3. 3H. Edi Susanto, SE.I
  4. 4Ir. T. Rudi, M.M

Subulussalam

4 anggota
  1. 1T. Raypa Andriant Sastra, S.E
  2. 2Wandi
  3. 3Hasbullah, S.K.M
  4. 4H. Mukmin Pardosi

Nagan Raya

4 anggota
  1. 1Dr. Said Syahrul Rahmad, S.H
  2. 2Sarimin
  3. 3Dedy Irmayanda, S.P
  4. 4Sigit Winarno

Banda Aceh

3 anggota
  1. 1H. Iskandar Mahmud, S.H
  2. 2Sabri Badruddin, S.T., M.T
  3. 3Aulia Rahman, S.T

Aceh Besar

3 anggota
  1. 1Khairuddin, S.E
  2. 2Wiki Noviandi
  3. 3T. Saifullah, S.E

Pidie

3 anggota
  1. 1Teuku Anwar, S.E
  2. 2H. Anwar Usman
  3. 3Syarifuddin, S.Ag

Aceh Timur

3 anggota
  1. 1Aftahurriza Dekda
  2. 2Dedy Syahputra
  3. 3Salman, S.T

Langsa

3 anggota
  1. 1Mukris Jumadi, S.E.
  2. 2Muhammad Syahputra
  3. 3Saifullah, S.E, M.M

Aceh Singkil

3 anggota
  1. 1Sarbaini, S.E
  2. 2Hasanuddin Aritonang, S.I.P
  3. 3Surianto

Aceh Selatan

3 anggota
  1. 1Suhaida, A.Md.Pel
  2. 2Kamalul
  3. 3Mauridi, S.E

Aceh Barat Daya

3 anggota
  1. 1Justar YS
  2. 2Agusri Samhadi, S.H.I
  3. 3Mukhlis MS., M.MA

Simeulue

2 anggota
  1. 1Florida Br Singarimbun
  2. 2Andi Millian

Aceh Jaya

2 anggota
  1. 1Ayudi Ilham, S.E
  2. 2Teuku Asrizal, S.H

Sabang

1 anggota
  1. 1Khairani

Pidie Jaya

1 anggota
  1. 1H. Teuku Zikri, S.Sos.I
Organisasi

Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu)

61 Tahun Partai Golkar
Lembaga Pemenangan

Bapilu DPD Partai Golkar Aceh

Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) mendukung perencanaan, koordinasi, konsolidasi, dan pelaksanaan strategi pemenangan pemilu Partai Golkar di Aceh.

Peran Bapilu

Bapilu berperan dalam pemetaan politik, penguatan organisasi, koordinasi saksi, konsolidasi kader, serta pelaksanaan agenda pemenangan pemilu.

Keterbukaan Informasi Publik

PPID DPD Partai Golkar Aceh

61 Tahun Partai Golkar
Pusat Layanan Informasi

Akses informasi publik dengan lebih cepat

Temukan layanan permohonan informasi, dasar hukum, SOP, dokumen publik, laporan, LHKPN, dokumentasi, video, serta arsip dan ketetapan Partai Golkar melalui kategori yang terpisah dan mudah dinavigasi.

Senin–Kamis08.30–17.00 WIB
Istirahat 12.00–13.00
Jumat08.30–15.00 WIB
Istirahat 11.30–13.00
Waktu TanggapanMaksimal 10 hari kerja dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan.
Biaya LayananPada prinsipnya tidak dipungut biaya.
Hubungi Kami

Kontak

61 Tahun Partai Golkar

Ada pertanyaan, masukan, atau ingin bergabung menjadi kader? Silakan hubungi Sekretariat DPD Partai Golkar Aceh.

Sekretariat
Jl. Sultan Mahmudsyah, Kp. Baru,
Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh,
Aceh 23116
Media Sosial
Informasi Terkini

Berita Aceh

61 Tahun Partai Golkar
Berita Pilihan

Berita DPD Partai Golkar Aceh

Berita dan kegiatan terbaru DPD Partai Golkar Aceh.

TRK Pimpin Golkar Nagan Raya, Targetkan Raih 8 Kursi DPRK pada Pemilu 2029
Agustus 2026Nagan Raya · Konsolidasi

TRK Pimpin Golkar Nagan Raya, Targetkan Raih 8 Kursi DPRK pada Pemilu 2029

Golkar Nagan Raya di bawah kepemimpinan Teuku Raja Keumangan (TRK) menargetkan delapan kursi DPRK pada Pemilu 2029 melalui penguatan konsolidasi dan kerja organisasi.

Sumber: Tribun Aceh
Ketua Golkar Aceh Dukung Investasi di Nagan Raya, Ajak Kader Beringin Kawal Pembangunan Daerah
Agustus 2026Nagan Raya · Pembangunan

Ketua Golkar Aceh Dukung Investasi di Nagan Raya, Ajak Kader Beringin Kawal Pembangunan Daerah

Ketua DPD Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry, MM mendukung investasi yang mendorong pertumbuhan Nagan Raya dan mengajak kader Golkar mengawal pembangunan agar manfaatnya dirasakan masyarakat.

Sumber: Tribun Aceh
Bahlil Lantik Pengurus DPD Golkar Aceh, Salim Fakhry Optimis Tambah Kursi Dewan
11 Juli 2026DPD I · Pelantikan

Bahlil Lantik Pengurus DPD Golkar Aceh, Salim Fakhry Optimis Tambah Kursi Dewan

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia melantik pengurus DPD Partai Golkar Aceh periode 2025–2030. H. M. Salim Fakhry, MM optimistis konsolidasi baru akan menambah kursi legislatif Golkar dari Aceh.

Sumber: Tribun Aceh
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Targetkan Perolehan Kursi Legislatif Meningkat
11 Juli 2026DPD I · Nusantara

Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Targetkan Perolehan Kursi Legislatif Meningkat

Bahlil Lahadalia meminta kepengurusan baru DPD I Partai Golkar Aceh memperkuat konsolidasi organisasi untuk meningkatkan representasi legislatif.

Sumber: Golkarpedia
Kepengurusan Baru Golkar Aceh Menempatkan Regenerasi sebagai Fokus Utama
11 Juli 2026Organisasi · Kaderisasi

Kepengurusan Baru Golkar Aceh Menempatkan Regenerasi sebagai Fokus Utama

Komposisi pengurus baru memberi ruang luas kepada kader muda, tetap mempertahankan peran senior, dan memenuhi keterwakilan perempuan.

Sumber: Acehinfo
Dari Aceh, Bahlil Tegaskan Dua Agenda Besar Partai Golkar
11 Juli 2026Partai Golkar · Konsolidasi

Dari Aceh, Bahlil Tegaskan Dua Agenda Besar Partai Golkar

Golkar diarahkan untuk menambah kursi legislatif dan memastikan dukungan terhadap pemerintahan nasional berjalan sampai akhir masa jabatan.

Sumber: DISTORI
Bahlil Janji Kawal Aspirasi UUPA dan Hilirisasi Blok Andaman
11 Juli 2026Pembangunan Aceh · Energi

Bahlil Janji Kawal Aspirasi UUPA dan Hilirisasi Blok Andaman

Aspirasi revisi UUPA, Dana Otonomi Khusus, dan pemanfaatan gas Blok Andaman dibahas dalam pelantikan serta konsolidasi Golkar Aceh.

Sumber: Waspada Aceh
Golkar Aceh Dukung Isbat Wakaf sebagai Salah Satu Solusi Polemik Blang Padang
18 Juli 2026Aceh · Kebijakan Publik

Golkar Aceh Dukung Isbat Wakaf sebagai Salah Satu Solusi Polemik Blang Padang

Salim Fakhry mendukung penyelesaian melalui komunikasi, kajian hukum, dan musyawarah selama memberi manfaat serta tidak merugikan pihak terkait.

Sumber: Dialeksis
Kontes Durian Aceh Tenggara Dorong Lahirnya Varietas Unggul dan Agrowisata
27 Juli 2026Aceh Tenggara · Ekonomi Lokal

Kontes Durian Aceh Tenggara Dorong Lahirnya Varietas Unggul dan Agrowisata

Kontes durian dimanfaatkan untuk mempromosikan hasil petani, memperkuat agrowisata, membuka peluang investasi, dan mencari varietas unggulan.

Sumber: RRI
Bupati Agara Salim Fakhry Apresiasi Polda Aceh Gagalkan Peredaran 10 Kilogram Sabu di Bireuen
2 Agustus 2026Aceh Tenggara · Keamanan Publik

Bupati Agara Salim Fakhry Apresiasi Polda Aceh Gagalkan Peredaran 10 Kilogram Sabu di Bireuen

Salim Fakhry menilai keberhasilan aparat menggagalkan peredaran narkotika merupakan bagian penting dari perlindungan masyarakat dan generasi muda.

Sumber: Golkarpedia
DPD I · Nusantara

Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Targetkan Perolehan Kursi Legislatif Meningkat

Bagikan berita
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Targetkan Perolehan Kursi Legislatif Meningkat
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.
Dokumentasi terkait Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Targetkan Perolehan Kursi Legislatif Meningkat
Dokumentasi terkait kegiatan.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menempatkan konsolidasi organisasi sebagai agenda utama kepengurusan baru Golkar Aceh periode 2025–2030.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia melantik jajaran DPD I Partai Golkar Aceh di Banda Aceh pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kepengurusan tersebut dipimpin H. M. Salim Fakhry, Bupati Aceh Tenggara yang juga menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, bersama sekitar 180 orang pengurus.

Dalam arahannya, Bahlil menegaskan bahwa peningkatan jumlah kursi legislatif tidak dapat dicapai hanya melalui kegiatan seremonial. Target tersebut harus didukung organisasi yang aktif, terhubung hingga tingkat kabupaten dan kota, kecamatan, serta desa, sehingga kerja politik dapat berlangsung secara konsisten.

Pelantikan dan musyawarah daerah diposisikan sebagai bagian dari konsolidasi, bukan sebagai akhir dari proses organisasi. Setelah pelantikan tingkat provinsi, jajaran pengurus diminta segera memastikan struktur di bawahnya terbentuk, bekerja, dan memiliki agenda yang terukur menjelang pemilu berikutnya.

Bahlil juga menyampaikan dua agenda besar Partai Golkar. Agenda pertama adalah meningkatkan perolehan kursi legislatif. Agenda kedua adalah mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan.

Menurutnya, situasi geopolitik dunia yang belum stabil dapat berdampak pada ekonomi dan ketahanan energi Indonesia. Karena itu, kader Golkar diminta membantu menjelaskan serta mengawal program pemerintah, sembari tetap menyampaikan kebutuhan masyarakat daerah melalui mekanisme politik dan pemerintahan yang tersedia.

Untuk Aceh, Bahlil meminta jajaran Golkar membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam melanjutkan pembangunan. Perbedaan atau kekurangan dalam pelaksanaan kebijakan, menurutnya, perlu diselesaikan melalui pembicaraan yang konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Salim Fakhry menyampaikan bahwa Golkar Aceh memiliki 88 anggota DPRD kabupaten dan kota, sembilan anggota DPR Aceh, serta tiga anggota DPR RI dari daerah pemilihan Aceh. Ia menyatakan kepengurusan baru akan bekerja secara kolektif untuk menambah capaian tersebut melalui konsolidasi dan persatuan seluruh unsur partai.

Sumber utama: Golkarpedia, “Lantik Pengurus Partai Golkar Aceh, Bahlil Lahadalia Targetkan Perolehan Kursi Legislatif Meningkat”, 11 Juli 2026
Organisasi · Kaderisasi

Kepengurusan Baru Golkar Aceh Menempatkan Regenerasi sebagai Fokus Utama

Bagikan berita
Kepengurusan Baru Golkar Aceh Menempatkan Regenerasi sebagai Fokus Utama
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.

Pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Aceh menandai dimulainya fase regenerasi dengan perpaduan kader muda, tokoh senior, perempuan, profesional, dan pelaku usaha.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia melantik pengurus DPD I Partai Golkar Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. Kepengurusan periode baru dipimpin Muhammad Salim Fakhry, Bupati Aceh Tenggara sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Aceh.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ikrar pengurus. Ikrar tersebut menjadi pernyataan komitmen untuk menjalankan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar, menaati ketentuan organisasi, serta melaksanakan tanggung jawab yang diberikan kepada setiap bidang kepengurusan.

Setelah ikrar, Bahlil menyerahkan pataka Partai Golkar kepada Salim Fakhry. Penyerahan pataka menjadi simbol dimulainya masa kerja kepengurusan baru dan penegasan tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan organisasi di seluruh wilayah Aceh.

Salim menjelaskan bahwa sekitar 70 persen susunan pengurus diisi kader muda. Mereka berasal dari organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, lembaga kaderisasi, kalangan profesional, dan pelaku usaha. Komposisi itu dipilih untuk menghadirkan energi baru sekaligus memperluas basis kaderisasi.

Keterlibatan kader muda tidak menghilangkan peran tokoh senior. Para senior tetap ditempatkan pada badan strategis, antara lain Dewan Kehormatan, Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, dan Dewan Pakar. Pola ini dimaksudkan agar pengalaman organisasi dapat menjadi fondasi bagi generasi penerus.

Kepengurusan baru juga memenuhi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Ketentuan tersebut dipandang bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi bagian dari upaya memperluas partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan dan kerja politik partai.

Di luar agenda internal, Golkar Aceh menyatakan akan membangun sinergi dengan Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sumber utama: Acehinfo, “Bahlil Lantik Pengurus DPD I Golkar Aceh Periode 2026-2030, Regenerasi Jadi Fokus Utama”, 11 Juli 2026
Partai Golkar · Konsolidasi

Dari Aceh, Bahlil Tegaskan Dua Agenda Besar Partai Golkar

Bagikan berita
Dari Aceh, Bahlil Tegaskan Dua Agenda Besar Partai Golkar
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.

Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi penghubung antara dua agenda utama Partai Golkar: penambahan kursi dan dukungan kepada pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat melantik jajaran DPD Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 di Banda Aceh. Dalam kegiatan itu, Muhammad Salim Fakhry—Bupati Aceh Tenggara sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Aceh—resmi memimpin kepengurusan baru.

Agenda pertama yang ditekankan adalah peningkatan perolehan kursi legislatif. Bahlil menilai target itu harus dibangun melalui konsolidasi yang menjangkau seluruh tingkatan organisasi, bukan hanya melalui aktivitas menjelang pemilu.

Agenda kedua adalah memastikan Partai Golkar terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dukungan tersebut mencakup pengawalan program pemerintah sekaligus penyampaian aspirasi masyarakat melalui kader partai di lembaga legislatif dan eksekutif.

Kegiatan di Aceh menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi nasional yang meliputi pelantikan pengurus, rapat kerja daerah, dan bimbingan teknis. Melalui rangkaian itu, struktur partai diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai target, pembagian kerja, dan tanggung jawab organisasi.

Bahlil meminta pengurus baru merangkul seluruh unsur tanpa membedakan latar belakang atau generasi. Ia mengingatkan bahwa Partai Golkar tumbuh dari beragam kelompok masyarakat, termasuk petani, nelayan, guru, buruh, kalangan profesional, dan purnawirawan.

Dalam susunan kepengurusan Aceh, Sabri Badruddin dipercaya sebagai sekretaris, Muhammad Rizky, SE sebagai bendahara, dan Khalid sebagai ketua harian. Mereka bersama jajaran bidang lainnya bertugas menerjemahkan agenda konsolidasi ke dalam program kerja yang dapat dilaksanakan dan dievaluasi.

Sumber utama: DISTORI, “Dari Aceh, Bahlil Tegaskan Dua Agenda Besar Partai Golkar”, 11 Juli 2026
Pembangunan Aceh · Energi

Bahlil Janji Kawal Aspirasi UUPA dan Hilirisasi Blok Andaman

Bagikan berita
Bahlil Janji Kawal Aspirasi UUPA dan Hilirisasi Blok Andaman
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.

Bahlil Lahadalia menyatakan aspirasi Aceh mengenai revisi UUPA dan pemanfaatan gas Blok Andaman akan diperjuangkan sesuai pembagian kewenangan pusat dan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Bahlil setelah melantik pengurus DPD I Partai Golkar Aceh yang dipimpin Salim Fakhry, Bupati Aceh Tenggara sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Aceh. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan rapat koordinasi daerah dan bimbingan teknis bagi anggota Fraksi Golkar di DPRA dan DPRK se-Aceh.

Bahlil menilai pembangunan Aceh perlu memperoleh nilai tambah dari pengelolaan sumber daya alam. Dalam konteks Blok Andaman, pengembangan gas tidak diharapkan berhenti pada kegiatan produksi, tetapi juga membuka peluang pembentukan industri dan kegiatan ekonomi penunjang di Aceh.

Sebagian produksi gas diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan kelistrikan nasional melalui PLN. Pada saat yang sama, pemerintah mempertimbangkan kebutuhan industri di Aceh agar proyek tersebut menciptakan efek berganda, termasuk kesempatan kerja, aktivitas jasa, dan pertumbuhan usaha daerah.

Pembahasan proyek juga harus mengikuti pembagian kewenangan wilayah laut. Wilayah hingga 12 mil menjadi kewenangan pemerintah daerah, sedangkan wilayah di luar batas itu berada di bawah pemerintah pusat. Karena itu, keputusan mengenai pemanfaatan dan fasilitas pendukung memerlukan koordinasi antarpemerintah.

Salim Fakhry meminta DPP Partai Golkar ikut mengawal revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh, khususnya terkait keberlanjutan Dana Otonomi Khusus. Ia menyampaikan harapan agar besaran dana dapat dipertahankan pada tingkat yang memadai bagi kebutuhan pembangunan Aceh.

Salim juga menilai kebijakan biodiesel B50 dapat meningkatkan penyerapan hasil perkebunan sawit. Bagi daerah penghasil, peningkatan permintaan diharapkan berpengaruh terhadap pendapatan petani dan menggerakkan kegiatan ekonomi yang terkait dengan komoditas tersebut.

Di bidang organisasi, Bahlil kembali menekankan konsolidasi menuju Pemilu 2029. Pengurus provinsi diminta menuntaskan pembentukan dan penguatan struktur hingga kecamatan dan desa, agar partai mampu mengawal aspirasi pembangunan secara berjenjang.

Pelantikan, rakorda, dan bimtek diikuti ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota. Bimtek bagi anggota legislatif diarahkan untuk memperkuat kapasitas dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Sumber utama: Waspada Aceh, “Bahlil Lantik Pengurus Golkar Aceh, Janji Kawal Aspirasi UUPA dan Hilirisasi Blok Andaman”, 11 Juli 2026
Aceh · Kebijakan Publik

Golkar Aceh Dukung Isbat Wakaf sebagai Salah Satu Solusi Polemik Blang Padang

Bagikan berita
Golkar Aceh Dukung Isbat Wakaf sebagai Salah Satu Solusi Polemik Blang Padang
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh yang juga Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, mendukung kajian isbat wakaf sebagai salah satu opsi penyelesaian status Blang Padang.

Salim menyatakan setiap langkah pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh patut didukung. Ia berharap upaya Pemerintah Aceh untuk menyelesaikan status Blang Padang dapat memperoleh hasil dan menghentikan polemik yang telah berlangsung lama.

Menurutnya, pemerintah pusat perlu mempertimbangkan usulan isbat wakaf melalui kajian yang cermat. Penyelesaian tidak hanya menyangkut pembuktian hukum, tetapi juga kepentingan sejarah, keagamaan, penguasaan lahan, dan ketenteraman masyarakat.

Salim menilai komunikasi intensif antara Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat menjadi syarat penting. Dialog perlu memastikan tidak ada pihak yang dirugikan dan setiap keputusan memiliki legitimasi yang dapat diterima oleh para pemangku kepentingan.

Ia juga mendukung apabila pemerintah mempertemukan seluruh pihak terkait dalam sebuah forum dialog. Bagi Salim, musyawarah dapat membantu memperjelas posisi masing-masing pihak, menemukan titik temu, serta mencegah persoalan berkembang menjadi ketegangan baru.

Gagasan isbat wakaf sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. Opsi tersebut muncul karena klaim wakaf dikaitkan dengan masa Sultan Iskandar Muda, sedangkan dokumen formal sebagaimana standar administrasi modern sulit ditemukan.

Yusril menyebut terdapat referensi sejarah yang dapat menjadi bahan kajian. Mekanisme isbat dipertimbangkan sebagai pendekatan untuk memperoleh penetapan hukum melalui pemeriksaan bukti dan kesaksian yang relevan, dengan tetap mengikuti ketentuan peradilan agama.

Salim mengingatkan bahwa pengalaman perdamaian Aceh menunjukkan persoalan besar dapat diselesaikan melalui dialog dan penghormatan antarpihak. Prinsip saling menguntungkan, saling menghormati, dan kesediaan untuk berdiskusi dinilai perlu menjadi dasar penyelesaian Blang Padang.

Sumber utama: Dialeksis, “Golkar Aceh Dukung Isbat Wakaf sebagai Solusi Sengketa Blang Padang”, 18 Juli 2026
Aceh Tenggara · Ekonomi Lokal

Kontes Durian Aceh Tenggara Dorong Lahirnya Varietas Unggul dan Agrowisata

Bagikan berita
Kontes Durian Aceh Tenggara Dorong Lahirnya Varietas Unggul dan Agrowisata
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar Kontes Durian II sebagai bagian dari strategi promosi komoditas lokal dan pengembangan ekonomi berbasis pertanian.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Pemuda Kutacane pada Minggu, 26 Juli 2026. Durian yang diperlombakan berasal dari budidaya petani lokal dan mewakili berbagai wilayah penghasil di Aceh Tenggara.

Festival dirancang untuk memperkenalkan keragaman durian daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Selain menjadi ruang promosi, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada petani untuk menunjukkan mutu hasil kebun dan membangun jaringan dengan pembeli maupun pelaku usaha.

Bupati Aceh Tenggara yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, H. M. Salim Fakhry, menyampaikan bahwa festival direncanakan menjadi agenda tahunan pemerintah daerah. Keberlanjutan acara diharapkan memperkuat identitas Aceh Tenggara sebagai salah satu daerah penghasil durian.

Pemerintah daerah mengaitkan festival dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat agrowisata, dan membuka peluang investasi. Komoditas yang memiliki kualitas khas dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata sekaligus produk unggulan daerah.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara Riskan menjelaskan bahwa peserta berasal dari 14 kecamatan. Cakupan tersebut memperlihatkan bahwa budidaya durian tersebar di berbagai bagian kabupaten dan memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pembinaan yang lebih terarah.

Kontes juga dapat menjadi tahap awal untuk mengidentifikasi pohon induk dan karakter buah yang layak dikembangkan sebagai varietas unggulan. Proses lanjutan tetap memerlukan pencatatan, pengujian, pembibitan, dan pendampingan teknis agar kualitas dapat dipertahankan.

Dengan menghubungkan pertanian, promosi, dan pariwisata, festival diharapkan tidak berhenti sebagai perlombaan. Nilai ekonomi yang lebih besar dapat terbentuk apabila petani memperoleh akses pasar, produk mendapat identitas yang jelas, dan kawasan produksi masuk dalam paket kunjungan agrowisata.

Sumber utama: RRI, “Kontes Durian II Aceh Tenggara Jadi Langkah Awal Lahirkan Varietas Durian Unggula”, 27 Juli 2026
Aceh Tenggara · Keamanan Publik

Bupati Agara Salim Fakhry Apresiasi Polda Aceh Gagalkan Peredaran 10 Kilogram Sabu di Bireuen

Bagikan berita
Bupati Agara Salim Fakhry Apresiasi Polda Aceh Gagalkan Peredaran 10 Kilogram Sabu di Bireuen
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.
Dokumentasi terkait Bupati Agara Salim Fakhry Apresiasi Polda Aceh Gagalkan Peredaran 10 Kilogram Sabu di Bireuen
Dokumentasi terkait kegiatan.

Bupati Aceh Tenggara sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, H. M. Salim Fakhry, menyampaikan apresiasi kepada Polda Aceh atas penggagalan peredaran 10 kilogram narkotika di Bireuen.

Apresiasi tersebut menempatkan penindakan kepolisian sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Salim menilai keberhasilan aparat perlu diikuti dukungan masyarakat agar pencegahan dapat berjalan sampai ke lingkungan keluarga dan desa.

Dalam isu keamanan publik, penegakan hukum bukan satu-satunya unsur yang diperlukan. Pemerintah daerah, sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan keluarga memiliki peran dalam pendidikan pencegahan serta pelaporan apabila ditemukan tanda-tanda peredaran.

Salim selama ini beberapa kali menyampaikan bahwa pemberantasan narkotika merupakan tanggung jawab bersama. Ia mendorong aparatur desa dan masyarakat berpartisipasi dalam pencegahan, dengan tetap menyerahkan proses penyelidikan serta penindakan kepada lembaga penegak hukum.

Sebagai konteks, pada pemberitaan sebelumnya Salim juga pernah memberikan penghargaan kepada jajaran Polres Aceh Tenggara setelah pengungkapan kasus narkotika. Penghargaan tersebut dipandang sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap aparat yang bekerja menjaga keselamatan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, upaya pencegahan berkaitan langsung dengan perlindungan generasi muda. Penyalahgunaan narkotika dapat mengganggu pendidikan, kesehatan, kehidupan keluarga, produktivitas, dan keamanan lingkungan.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Salim juga dapat mendorong jaringan kader dan wakil rakyat untuk mendukung program pencegahan, rehabilitasi yang sesuai ketentuan, serta penguatan layanan sosial bagi masyarakat yang terdampak.

H. M. Salim Fakhry, MM menyampaikan apresiasi atas upaya kepolisian dalam mencegah peredaran narkotika dan menekankan pentingnya kerja bersama untuk melindungi masyarakat Aceh dari dampak penyalahgunaan narkoba.

Sumber utama: Golkarpedia, “Bupati Agara Salim Fakhry Apresiasi Polda Aceh Gagalkan Peredaran 10 Kilogram Sabu di Bireuen”, 2 Agustus 2026
Sumber konteks: ANTARA Aceh, “Polisi terima penghargaan Bupati Agara usai gagalkan peredaran narkoba”, 29 April 2025
DPD I · Pelantikan

Bahlil Lantik Pengurus DPD Golkar Aceh, Salim Fakhry Optimis Tambah Kursi Dewan

Bagikan berita
Bahlil Lantik Pengurus DPD Golkar Aceh, Salim Fakhry Optimis Tambah Kursi Dewan
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.

Pelantikan kepengurusan DPD Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 menjadi titik awal konsolidasi baru. Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta struktur partai diperkuat, sementara Ketua DPD Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry, MM menyatakan optimisme untuk meningkatkan jumlah kursi legislatif dari Aceh.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia melantik jajaran pengurus DPD Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 di Banda Aceh pada 11 Juli 2026. Kepengurusan baru dipimpin H. M. Salim Fakhry, MM dan diisi sekitar 180 pengurus dari berbagai unsur organisasi.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi bagi Partai Golkar Aceh setelah rangkaian pembentukan kepengurusan baru. Bahlil menekankan bahwa penambahan kursi legislatif tidak dapat dicapai tanpa organisasi yang aktif dan terhubung hingga tingkat paling bawah.

Setelah pelantikan tingkat provinsi, struktur Golkar Aceh diarahkan mempercepat agenda organisasi di kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa. Konsolidasi berjenjang diperlukan agar kerja partai tidak hanya terlihat pada momentum politik, tetapi berjalan terus menerus di tengah masyarakat.

H. M. Salim Fakhry, MM menyambut arahan tersebut dengan optimisme. Golkar Aceh saat ini memiliki 88 anggota DPRK di kabupaten/kota, sembilan anggota DPRA, serta tiga anggota DPR RI dari daerah pemilihan Aceh. Kepengurusan baru menargetkan capaian tersebut dapat ditingkatkan pada pemilu berikutnya.

Menurut arah konsolidasi yang dibangun, peningkatan kursi harus disiapkan melalui kaderisasi, pemetaan wilayah, penguatan struktur, dan penempatan figur yang memiliki hubungan kuat dengan masyarakat. Partai juga memberi ruang bagi kader muda dan perempuan untuk mengambil peran lebih besar dalam organisasi.

Bahlil dalam sambutannya menempatkan konsolidasi sebagai kunci keberlangsungan dan keberhasilan partai. Musyawarah daerah, pelantikan, dan pembentukan struktur merupakan bagian dari satu rangkaian yang harus dilanjutkan dengan kerja organisasi yang nyata.

Selain agenda elektoral, Golkar Aceh juga diarahkan ikut mendukung pembangunan daerah. DPP meminta kader Golkar di Aceh membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan menempatkan kepentingan pembangunan masyarakat sebagai bagian penting dari kerja politik partai.

Kepengurusan periode 2025–2030 memadukan unsur senior, kader berpengalaman, legislator, kepala daerah, tokoh perempuan, dan generasi baru. Komposisi tersebut diharapkan membuat proses regenerasi berjalan tanpa memutus pengalaman organisasi yang sudah terbentuk sebelumnya.

Bagi Salim Fakhry, pelantikan bukan akhir dari pembentukan kepengurusan, melainkan awal dari pekerjaan yang lebih besar. Seluruh bidang dan biro dituntut menyusun program, memperkuat koordinasi dengan DPD kabupaten/kota, dan memastikan agenda partai dapat diukur hasilnya.

Dengan kepengurusan baru, Golkar Aceh memasuki periode konsolidasi menuju Pemilu 2029. Target utamanya adalah memperluas dukungan masyarakat, meningkatkan representasi legislatif, dan memastikan keberadaan Partai Golkar memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh.

Sumber rujukan: Tribun Aceh
Rujukan tambahan: ANTARA Aceh, 11 Juli 2026
Nagan Raya · Pembangunan

Ketua Golkar Aceh Dukung Investasi di Nagan Raya, Ajak Kader Beringin Kawal Pembangunan Daerah

Bagikan berita
Ketua Golkar Aceh Dukung Investasi di Nagan Raya, Ajak Kader Beringin Kawal Pembangunan Daerah
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.
Dokumentasi terkait Ketua Golkar Aceh Dukung Investasi di Nagan Raya, Ajak Kader Beringin Kawal Pembangunan Daerah
Dokumentasi terkait kegiatan.

Ketua DPD Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry, MM menyatakan dukungan terhadap pengembangan investasi di Nagan Raya dan mengajak kader Partai Golkar ikut mengawal agar pembangunan memberi manfaat nyata bagi masyarakat daerah.

DPD Partai Golkar Aceh mendukung langkah pengembangan investasi di Kabupaten Nagan Raya sebagai salah satu jalan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Ketua DPD Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry, MM menempatkan dukungan tersebut dalam kerangka pembangunan yang harus menghasilkan lapangan kerja, aktivitas ekonomi baru, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Nagan Raya dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian karena rencana investasi berskala besar yang sedang dijajaki pemerintah kabupaten. Berbagai pihak di daerah melihat peluang tersebut sebagai momentum untuk memperluas basis ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan kawasan.

Bagi Golkar Aceh, dukungan terhadap investasi tidak berhenti pada masuknya modal. Kader partai, terutama yang berada di lembaga legislatif dan struktur daerah, perlu ikut mengawal aspek tata kelola, kepastian hukum, keterlibatan tenaga kerja lokal, perlindungan lingkungan, serta hubungan yang sehat antara investor dan masyarakat.

Pengawalan diperlukan agar investasi benar-benar menjadi instrumen pembangunan. Masyarakat sekitar harus memperoleh ruang yang adil untuk bekerja, berusaha, meningkatkan keterampilan, dan terlibat dalam rantai ekonomi yang tumbuh dari aktivitas investasi tersebut.

Golkar juga memandang pemerintah daerah perlu menjaga transparansi informasi mengenai tahapan investasi. Komunikasi publik yang baik penting untuk mencegah kesimpangsiuran, memberikan kepastian kepada masyarakat, dan memastikan setiap proses mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di tingkat DPRK Nagan Raya, Fraksi Partai Golkar sebelumnya juga menyampaikan dukungan terhadap upaya pemerintah kabupaten membuka peluang investasi besar. Dukungan itu disertai harapan agar investasi mampu membuka lapangan kerja dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Nagan Raya.

Salim Fakhry mengajak kader beringin melihat pembangunan daerah sebagai kerja bersama. Perbedaan posisi politik tidak seharusnya menghambat dukungan terhadap kebijakan yang memberi manfaat luas, sementara fungsi pengawasan tetap harus dijalankan secara bertanggung jawab.

Penguatan investasi juga harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan vokasi, pelatihan tenaga kerja, penguatan UMKM lokal, dan kesiapan infrastruktur perlu menjadi bagian dari perencanaan agar masyarakat Nagan Raya tidak hanya menjadi penonton ketika kegiatan ekonomi baru mulai berjalan.

DPD Partai Golkar Aceh akan terus mendorong kadernya mengawal pembangunan yang produktif, terbuka, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Dukungan terhadap investasi di Nagan Raya ditempatkan dalam semangat tersebut: mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara luas.

Sumber rujukan: Tribun Aceh
Nagan Raya · Konsolidasi

TRK Pimpin Golkar Nagan Raya, Targetkan Raih 8 Kursi DPRK pada Pemilu 2029

Bagikan berita
TRK Pimpin Golkar Nagan Raya, Targetkan Raih 8 Kursi DPRK pada Pemilu 2029
Dokumentasi: DPD Partai Golkar Aceh / sumber berita.

Partai Golkar Nagan Raya memasang sasaran delapan kursi DPRK pada Pemilu 2029. Target itu menjadi agenda konsolidasi organisasi di bawah kepemimpinan Teuku Raja Keumangan (TRK), dengan fokus pada penguatan struktur, kaderisasi, dan kerja politik yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Teuku Raja Keumangan (TRK) memimpin Partai Golkar Nagan Raya dengan target meningkatkan kekuatan fraksi Golkar di DPRK pada Pemilu 2029. Sasaran delapan kursi ditempatkan bukan sekadar sebagai angka elektoral, tetapi sebagai tolok ukur keberhasilan konsolidasi partai sampai ke tingkat kecamatan dan gampong.

Untuk menuju target tersebut, kerja organisasi perlu dimulai jauh sebelum tahapan pemilu. Penataan kepengurusan, penguatan komunikasi antarstruktur, pemetaan basis pemilih, serta kehadiran kader dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah menjadi bagian penting dari persiapan jangka menengah Golkar Nagan Raya.

TRK memiliki pengalaman panjang di politik Aceh dan pemerintahan daerah. Pengalaman itu menjadi modal bagi Golkar Nagan Raya untuk membangun organisasi yang lebih terukur, terutama dalam menyelaraskan agenda partai dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah kabupaten.

Golkar Nagan Raya juga diarahkan memperluas ruang kaderisasi. Regenerasi menjadi penting agar partai memiliki calon-calon legislatif yang mampu bekerja di tengah masyarakat, memahami persoalan lokal, serta memiliki rekam jejak pelayanan publik yang dapat dinilai langsung oleh pemilih.

Target delapan kursi menuntut kerja yang berbeda di setiap daerah pemilihan. Karena itu, konsolidasi tidak dapat hanya bertumpu pada kegiatan seremonial. Struktur partai perlu memiliki data, agenda kunjungan, program komunikasi publik, dan mekanisme evaluasi yang berjalan secara berkala.

Kekuatan Golkar di DPRK nantinya diharapkan berbanding lurus dengan kemampuan memperjuangkan kepentingan masyarakat Nagan Raya. Isu lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, penguatan UMKM, serta pengelolaan sumber daya daerah menjadi ruang kerja yang harus dikawal oleh kader dan legislator.

DPD Partai Golkar Aceh mendorong seluruh kepengurusan kabupaten/kota menjadikan Pemilu 2029 sebagai agenda organisasi yang dipersiapkan sejak dini. Soliditas internal, keterbukaan terhadap kader muda dan perempuan, serta disiplin menjalankan keputusan organisasi menjadi bagian dari strategi memperkuat perolehan kursi.

Di Nagan Raya, konsolidasi juga berkaitan dengan kemampuan partai menjaga hubungan dengan berbagai kelompok masyarakat. Golkar dituntut hadir bukan hanya pada masa pemilu, tetapi dalam pembahasan persoalan pembangunan dan kebutuhan warga sehari-hari.

Dengan target delapan kursi DPRK, Golkar Nagan Raya menetapkan standar kerja yang tinggi untuk lima tahun ke depan. Pencapaian target tersebut akan sangat ditentukan oleh konsistensi struktur partai, kualitas kader yang ditawarkan kepada pemilih, dan kemampuan menerjemahkan aspirasi masyarakat menjadi kerja politik yang nyata.

Sumber rujukan: Tribun Aceh
\n