Kepengurusan Baru Golkar Aceh Menempatkan Regenerasi sebagai Fokus Utama

Kepengurusan Baru Golkar Aceh Menempatkan Regenerasi sebagai Fokus Utama

Pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Aceh menandai dimulainya fase regenerasi dengan perpaduan kader muda, tokoh senior, perempuan, profesional, dan pelaku usaha.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia melantik pengurus DPD I Partai Golkar Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. Kepengurusan periode baru dipimpin Muhammad Salim Fakhry, Bupati Aceh Tenggara sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Aceh.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ikrar pengurus. Ikrar tersebut menjadi pernyataan komitmen untuk menjalankan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar, menaati ketentuan organisasi, serta melaksanakan tanggung jawab yang diberikan kepada setiap bidang kepengurusan.

Setelah ikrar, Bahlil menyerahkan pataka Partai Golkar kepada Salim Fakhry. Penyerahan pataka menjadi simbol dimulainya masa kerja kepengurusan baru dan penegasan tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan organisasi di seluruh wilayah Aceh.

Salim menjelaskan bahwa sekitar 70 persen susunan pengurus diisi kader muda. Mereka berasal dari organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, lembaga kaderisasi, kalangan profesional, dan pelaku usaha. Komposisi itu dipilih untuk menghadirkan energi baru sekaligus memperluas basis kaderisasi.

Keterlibatan kader muda tidak menghilangkan peran tokoh senior. Para senior tetap ditempatkan pada badan strategis, antara lain Dewan Kehormatan, Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, dan Dewan Pakar. Pola ini dimaksudkan agar pengalaman organisasi dapat menjadi fondasi bagi generasi penerus.

Kepengurusan baru juga memenuhi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Ketentuan tersebut dipandang bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi bagian dari upaya memperluas partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan dan kerja politik partai.

Di luar agenda internal, Golkar Aceh menyatakan akan membangun sinergi dengan Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.