Musda V berlangsung di Aula Harmoni Langsa pada 24 Agustus 2026. Haikal, yang juga menjabat Wakil Wali Kota Langsa, menjadi calon tunggal setelah berkas pencalonannya dinyatakan memenuhi ketentuan.
Sebelum Musda, Haikal mendaftarkan diri di Kantor DPD Golkar Kota Langsa. Berkasnya diterima panitia bersama jajaran pengurus, dengan pendampingan unsur AMPI, AMPG, serta lima Pimpinan Kecamatan Golkar se-Kota Langsa.
Karena hanya terdapat satu calon yang memenuhi ketentuan, para pemilik suara menetapkan Haikal secara aklamasi. Peserta Musda berasal dari unsur DPD I Golkar Aceh, Dewan Penasihat, DPD Golkar Kota Langsa, lima PK, sayap partai, serta ormas pendiri dan yang didirikan Golkar.
Usai penetapan, Haikal menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan peserta Musda. Ia menilai kepemimpinan partai sebagai tanggung jawab untuk memperkuat organisasi dan menjaga kekompakan kader.
Haikal mengajak seluruh kader bekerja bersama membesarkan Golkar Kota Langsa dan mempersiapkan organisasi menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi struktur dan kerja kader di tingkat kecamatan menjadi salah satu agenda yang ditekankan.
Kepengurusan baru juga dihadapkan pada kebutuhan memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memastikan kerja politik partai terhubung dengan persoalan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Langsa.
